8 Poin yang wajib ditanyakan oleh setiap analis bisnis
freepik

8 Poin Yang Wajib Ditanyakan Oleh Setiap Analis Bisnis

8 Poin Yang Wajib Ditanyakan Oleh Setiap Analis Bisnis

 

Tidak begitu penting kasus proyek mana yg akan Anda tangani. Tidaklah krusial industri mana yg akan Anda nilai. Yang penting adalah Anda tahu apa yang akan Anda lakukan. Anda wajib banyak bertanya. Anda sebaiknya mencari tahu apa yg diinginkan pelanggan. Persiapkan daftar pertanyaan yg kentara bahwa setiap analis bisnis yg baik harus memahami jawabannya saat memulai sebuah proyek.

 

  1. Masalah apa yg dimiliki perusahaan ini yg ingin Anda selesaikan menggunakan mengembangkan proyek ini?

Seharusnya jelas mengapa Anda menanyakan pertanyaan itu. Apabila Anda tidak mengerti apa masalahnya, Anda tidak dapat membantu menyelesaikannya. Mungkin juga tidak jelas ketika membaca application proyek apa yg sebenarnya diinginkan klien. Ruang lingkup hanya dapat memberi tahu Anda apa yang ingin mereka lihat terjadi. Itu mampu dan tak jarang tidak penekanan dalam apa masalah sebenarnya.

 

  1. Apa yang dilakukan perusahaan ketika ini buat meringankan atau memecahkan masalah? Apa yang telah dicoba pada masa lalu?

Anda wajib  tahu apa yg pelanggan lakukan untuk tahu apa yang perlu dilakukan. Anda tidak ingin membuat garis besar  rencana proyek hanya buat membiarkan seorang memberi tahu Anda bahwa itu telah dicoba. Dengarkan pelanggan. Cari memahami apa yang telah mereka lakukan. Ajukan pertanyaan sembari mendengarkan. Brainstorm dalam jari kaki Anda sehingga buat berbicara. Dengarkan apa yg nir berhasil.

BACA JUGA  6 Faktor Pencapai Kesuksesan dalam Karir

 

  1. Sumber daya internal apa yg akan digunakan proyek ini?

Sumber daya eksternal apa yang diperlukan? Anda ingin menentukan berdasarkan mana bantuan dan pemain tim Anda berasal. Anda mungkin akrab menggunakan sebagian besar  TI, namun apabila klien ingin mengalihdayakannya, itu merupakan permainan yg tidak sama. Anda mungkin perlu menciptakan daftar hubungan eksternal. Tentukan kekuatan & kelemahan perusahaan. Ini mampu sebagai yg paling menguntungkan.

 

  1. Sudahkah Anda mendefinisikan visi buat proyek tersebut?

Analis bisnis membandingkan ruang lingkup ini dengan yang akan beliau kembangkan buat memastikan konsistensi & pandangan paralel. Dengan istilah lain, pastikan Anda berada di jalur yg sama. Ini terkadang lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Komunikasi merupakan kunci sukses dengan pertanyaan ini.

 

  1. Risiko apa yg Anda ramalkan dan siap Anda ambil?

Seorang klien ortodok mungkin tidak cenderung merogoh risiko besar . Membuatnya spesifik dapat membantu membuat application proyek. Anda mungkin pula bisa mengatasi beberapa ketakutan atau keraguan mereka menggunakan menyebutkan faktor risikonya secara lebih menyeluruh.

 

  1. Apakah Anda berada di bawah tekanan?

Harus terdapat kerangka saat yang tetap buat hasilnya. Sebuah tujuan dapat dicapai buat setiap proyek apabila ketika nir sebagai masalah. Sebagian akbar pelanggan memiliki hambatan saat yang mempengaruhi setiap cara melakukan bisnis. Anda ingin tahu apa ini dan rencanakan dengan tepat.

 

  1. Berapa biaya yg dibutuhkan dari software ini?

Seorang analis bisnis yang agresif dapat terus terperinci & jujur ​​menggunakan merumuskan pertanyaan seperti ini. Berapa perkiraan anggarannya & apakah bisa menyimpang? Ada kalanya langkah-langkah tertentu perlu diambil yg dapat mengakibatkan proyek melebihi anggaran. Rencana aksi lain mungkin nir perlu dilaksanakan lantaran manajemen nir sepenuhnya mengetahui aset eksklusif yg tersedia. Yang terbaik adalah mengetahui dengan sempurna apa yg masuk ke pada proyek ini supaya application proyek berhasil.

BACA JUGA  5 Cara Menuangkan Ide Kreatif Kedalam Tulisan

 

  1. Siapa pengguna akhir?

Dukungan apa yg akan mereka terima? Anda perlu mengetahui hal ini supaya acara bisa mencapai tujuannya. Data pemasaran jua wajib  dikumpulkan buat memasukkan apa yang diminta oleh pengguna akhir. Tujuannya merupakan buat mencapai tujuan dengan seluruh orang bahagia. Seorang analis usaha nir bisa melakukan ini tanpa berbicara & mendengarkan semua orang yang terlibat.

 

Demikian 8 poin yang wajib ditanyakan oleh analis bisnis, semoga sesuai dengan informasi yang anda cari.